Selasa, 16 Juli 2013

BANJIR BANGGAI LAUT

Pagi menjelang siang ini, saya dikejutkan dengan berita yang luar biasa tentang kampung halaman tercinta. Kalau kemarin status-status BBM tentang Pray for kendari, saat ini berganti menjadi “Pray for Banggai Laut” khususnya mereka yang saat ini berada di sana. Bagaimana tidak, rupanya status-status teman-teman semalam tentang “Hujannya Awet”, “Hujan cepat reda” dan lain sebagainya tentang pengeluhan turunnya hujan di berbagai tempat termasuk di Banggai, saat ini memberikan jawaban, betapa hujan yang turun sangat deras sampai merendam sebagian kota Banggai laut tercinta.

Awalnya dari DP seorang kakak sepupu yang menampilkan gambar salah satu jembatan yang sering ku lewati ketika pergi dan pulang sekolah saat SMA dulu, Jembatan kilo 1 namanya. Letaknya tidak jauh dari SPBU Banggai dan Pasar baru. Lokasi ini memang rawan banjir, sungai gampang meluap ketika hujan tak kunjung reda, apalagi rumah-rumah di sekitarnya yang berdiri tak jauh dari bibir sungai. Walaupun sudah ada tanggul yang dibangun, namun tanggul tersebut seakan tak berdaya mempertahankan diri apalagi mempertahankan kokohnya bangunan rumah di sekitarnya. Papa dan mama Bondan, saya teringat keluarga Bondan. Mereka memang sekeluarga tinggal tepat di sebelah jembatan di Kilo 1 itu. Ya Allah semoga keluarga adik Bondan fajar Ramadhan diberikn keselamatan dan kekuatan menghadapi cobaan kali ini. Aamiin.

Banjir memang terkadang melanda daerah tempatku dibesarkan ini. Masih terbayang di benakku beberapa tahun silam, ketika sedang mengepel rumah, atau sekedar menusuk-nusuk saluran air di gorong-gorong dekat rumah (red-depan rumahnya ece) dengan kayu panjang dengan maksud air segera berlalu. Tak bisa dipungkiri memang, datangnya banjir bisa jadi karena ulah manusia juga. Kebersihan lingkungan yang kurang diperhatikan, kebiasaan membuang sampah sembarangan, dan juga sikap acuh tak acuh masyarakat terhadap pemberitahuan (red-pengumuman) atas ajakan bergotong royong untuk kebersihan masjid dan tempat-tempat umum, tak jarang hanya orang-orang tua sajalah yang hadir di sana, lantas dimana peran pemudanya?

Semua kembali pada kepribadian seseorang, bagi mereka yang membiasakan diri menjaga kebersihan, akan tercermin dari perilakunya sehari-hari, begitupun sebaliknya. Jika kita mampu menjaga kebersihan diri, maka ada harapan untuk care dengan kebersihan lingkungan sekitar. Hal ini kurang tergambarkan dari sebagian besar masyarakat Banggai, terbukti dengan adanya kejadian ini, bisa dipastikan semua kotoran-kotoran di selokan naik ke permukaan jalan, yang membuat jalan raya tampak sangat kotor tak karuan. Gorong-gorong di bawah perempatan jalan (red-deker) menyisakan sampah-sampah yang menyumbat saluran air. Di tempat-tempat umumpun sampah berserakan di mana-mana, lihat saja seperti Pasar Tua, Pasar Baru, Pasar Malam dan tempat-tempat lainnya, lebih-lebih lagi mereka yang tinggal di daerah pesisir pantai (red-komplek pesantren, tanjung, lonas pante, pelabuhan, komplek gorontalo, bebang (bagian pante) hingga ke daerah texas di ujung bebang sana), tak sedikit mereka yang membuang limbah rumah tangga di Laut. Sehingga laut terlihat sangat kotor penuh sampah. Hal ini menjadi salah satu perhatian kami (red-Finalis Putra-Putri Nusantara) saat menjadi Duta pariwisata, perikanan dan kelautan banggai kepulauan di tahun 2007 silam. Memang kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan menjadi salah satu alasan kurang terpeliharanya kebersihan lingkungan kita. Selain itu kinerja pemerintah yang masih kurang maksimal dalam mengoptimalkan SDM dan SDA yang ada, semoga saja jadwal pengangkatan limbah RT masih diadakan sampai sekarang, kalau tidak salah ingat dari PERKOTMIN (red-Dinas kebersihan Kota).
Untuk kali ini, saya memberi jempol pada user Blackberry, karena tak seperti biasanya dengan status alay, dan BC tidak penting, kali ini betapa kesyukuran yang sangat mendalam atas kemajuan Informasi dan Teknologi yang sudah bisa kami jangkau, Alhamdulillah ya Allah. Dengan begitu, saya bisa mengetahui kabar terkini dari tempat yang jauh sekalipun, terimakasih buat teman-teman BBM yang sudan membalas BBM saya. Jujur saya sempat khawatir saat telpon tak juga dijawab, lebih-lebih sms yang belum dapat balasan, jangan-jangan anggota keluarga di sana sedang mengungsi ke tempat yang lebih aman. Alhamdulillah, status dan DP teman-teman BBM sedikit menjawab kegelisahan hati.


Mulai dr DP jembatan kilo 1 : DP Renal Nadjil. (Sumber: DP Renal Nadjil.Opan.Bgi)


Foto jalan depan Pasar baru.


Dan foto dalam rumah tetanggaku, Safira Faradila. (Sumber:DP D I L L A)
Juga beberapa status & Chat dr tmn2.







Namun, ada berita mengejutkan yg perlu pembuktian. Hehehe, semoga sj tidak benar.


Awalnya sempat sangat khawatir saat bbm tidak dibalas oleh seorang kawan SMP, dibaca sj tdk, mungkin karena jaringan.

Bahkan, saking paniknya, teman yang sedang menempuh pendidikan di luar kota ini sampai salah ketik statusnya (As is Well = All is Well)…

Bbm lalod mungkin karena gangguan jaringan yah??

Tapi, ada yang menarik. K’yani tetap jualan. Di amah aman, rumahnya di daerah agak ttinggi.


Lanjuan Chat sm dilla.



Ada yg keheranan pemirsa, kenapa Banggai banjir? Yah karena hujan tdk reda2 slh stunya, hehe



Mungkin sudah tidak panic, si Ela perbaiki statusnya…

Namun ada salah satu cewek yang menyita perhatian kami, cewek jilbab merah dengan tasnya.


Dan akhirnya, kegelisahanku sirna, setelah ada kabar dari sang adik tercinta…



Akhirnya, sedikit kelegaan kembali terasa di dada, sesak perlahan hilang. Harapan mendalam agar musibah ini dijadikan pelajaran bagi setiap orang, termasuk saya pribadi dan keluarga. Yakinlah pasti semua ada hikmahnya, dan semoga kita smua dapat menjaga kebersihan baik dalam diri maupun lingkungan sekitar. Jadikan bulan bersih ini sebagai momen pembersihan diri atas dosa-dosa 11 bulan silam. Sekian, semoga share ini bermanfaat, tak ada maksud lain, hanyalah melatih diri untuk semakin rajin menulis (makanya nulis-nulis aja pas kepengen,hehe). Mohon maaf jika ada kesalahan atau ada hal yang kurang berkenan. Semoga kita semua diberi kemudahan dan keberkahan dalam menjalani Ramadhan tahun ini. Wassalam.
(Nadia Azzahra Apok.Tolitoli.Rabu.17.Juli.2013.12:34)

Lihat status2 di malam pertama yuuk



Lihat status2 di malam pertama yuuk
(Tolitoli, 9 Juli 2013. 21:21)

Alhamdulillah, masih bertemu dengan Ramadhan kali ini. Tak tahu lagi kata apa ataupun kalimat apa yang pants menggambarkan bagaimana dada ini bergetar, linangan ke pipi jatuh dan sesaknya dada menahan haru ketika diperkenankan masih bertemu dengan bulan penuh berkah ini. Maka salah satu bentuk kesyukuran sebagai hamba adalah dengan meningkatkan kualitas ibadah sebanyak-banyaknya dan setinggi-tingginya. Semoga kita semua diberi kekuatan untuk terus rutin menjalankannya. Banyak hal yang menarik di Ramadhan tahun ini, sehingga sayapun bingung harus bercerita tentang apa. Namun yang paling menarik sehingga menyita peratian saya salah satunya adalah status-status BBM rang-orang, yang masuk dalam daftar teman saya partinya, hehehe.
Baru saja beberapa hari yg lalu saya sedikit digalaukan oleh status teman-teman BBM dan Broadcast-Broadcast mereka tentang DP (Display Picture) yang tdk bias terganti, mka hrus BC (Broadcast) pesan tertentu untuk bias terganti otomatis dalam 5 menit. (Memang ada-ada saja user Blackberry Indonesia khususnya Sulawesi Tengah. Kali ini, status teman-teman BBM saya cukup menarik, entah mereka sudah janjian untuk membuat status yang sama ataukah memang perasaan yang tertuang dengan reflex ketika sedang mengarang status-status itu.

Sehari sebelum sidang Isbat.
“Puasa besok atau lusa yah? Pemerintah, cpt dong ditentukan, sdh tdk sabar nih”
“Ada yg blg besok sudh mulai puasa, tp ada juga yg blg puasanya nnti  lusa. Bingung”
“Daripada pusing ikut pemerintah, atau Muhammadiyah. Mending Tanya mama kpan puasa. Hiks hiks hiks rindu mama papa di kampong”

Kali ini sepertinya status anak rantau, biasalah, karena kuliah jd harus meninggalkan orang tua di kampung halaman.
Ada lagi status yang H2C (Harap-harap cemas).
Aduuh, puasa besok atau lusa ya? Deg degan menunggu hasil siding nanti malam”
“Pemerintah vs Muhammadiyyah, ayo pilih mana?”.

Ada juga status yang tetap sabar menunggu keputusan seraya berdo’a dan memohon petunjuk.
“Alhamdulillah, Ramadhan tiba. Berikan petunjukmu ya Allah agar pemerintah memutuskn waktu hilal yg benar, aamiin.”
“Apapun keputusannya, semoga diridhai Allah SWT, dan kami menerima u/ menjalankannya”
Dan Ada pula yang lebih bijak, tentunya ini bukan sekelompok anak2 alay ataupun jagiir-jagiir. Melainkan kelompok para akademis atau aktivis.
“Perbedaan adalah rahmat, puasa hari ini atau lusa gak masalah, yg masalah itu yg gak puasa”
“Kerjakanlah sesuatu yang kamu mempunyai ilmu tentangnya, puasa besok, monggo. Puasanya lusa yuk mari yg pentig punya Dalil yang kuat”

Hhmmm iya dong, harusnya memang seperti itu, herannya bukankah ini terjadi setiap tahun? Kenapa nanti sekarang saya merasakan kegalauan orang2 tentang penetuan awal Ramadhan. Atau karena saya jadi user Blackberry baru tahun ini ya? (hehehe iya kali). Tapi sebelum-sebelumnyapun seperti itu. Bisa terssssgambar di status facebook, twitter untuk dumay, bahkan seingat saya, kami pernah sekeluarga duduk stay tune depan TV dengan pakaian lengkap untuk shalat (berjama’ah di masjid) menunggu hasil keputusan sidag Ishbat malam itu, dan kalau tidak salah ingat pelaksanaan shalat isya d masjid saat itu tertunda karena jama’ah masih binggung akan tarawih selepas isya atau belum.

Kembali lagi ke status-status BBM, memang ramai membicarakan tentang itu. Dari user yang masih brondong sampai yang sudah berumurpun dengan variasi ungkapan perasaan yang berbeda-beda. Belum lagi Broadcast tentang permohonan maaf sebelum memasuki bulan Ramadhan, sebenarnya tidak masalah sih, maaf memaafkan memang baik. Tapi sangat aneh ketika pesan yang diterima 2 sampai 5 orang isi pesannya sama persis titik komanya, hanya beda di nama saja. Yang jadi pertanyaan siapa sebenarnya yang merangkai kata-kata itu awalnya, seandainya punya hak cipta pasti orang-orag yang copast sudah kena sanksi, betapa tidak kreatifnya anak Indonsia. Bahkan ada yang belum puas BC jenis pesan yang pantun, BC pesan lagi yang ada gambar kartu ucapannya, BC lagi pesan yang ada hadistnya walaupun beum jelas asal usul atau sanad hadistya dari mana, isinya sama pula. Yah, apapun itu tergantung bagaimana kita masing-masing menyikapi. Minimal memaafkan yang tulus dari hati tanpa perlu BC ke semua teman, Allah maha tahu kok.

Malam pertama tarwih(9 Juli)
“On the way masjid, siap2 tarawih”
“aduh mau shalat di masjid mana bagus,e”
“Sudah malam pertama tarwih, mukena pesanan belum dating-datang juga”
“Marhaban ya Ramadhan, tarwih yuuk”
“Mau pi tarwih tapi perut dan kepala mendadak sakit, besok malam jo ya Allah”
“Tarwih deng taman-taman kost di masjid dekat komplek, rindu mama papa, hiks hiks hiks”
“Gara-gara telat ke masjid, tdk dpt tempat. Full euuy, malam pertama noh. Terpaksa tarwih sendirian di kost”
“On the way masjid agung, let’s pray”
“On the way tarwih bareng teman2, siksa juga puasa jauh dr keluarga”

Hhhmmm, bervariasi yah, semua tentang tarwih. Ada yang jadilah, setengah jadilah dan tidak jadi tarwih sama sekali. Alasannya hanya karena sakit perut dan sakit kepala. Adi ingat kisah nabi Ayub AS yang sakitnya sekujur tubuh, hanya bibirnya saja yang masih mampu menyebut asma Allah SWT, tp beliau tetap shalat. Yah semoga saja orang yang tidak jadi tarwih di masjid karena sakit perut dn kepala tai tetap mengerjakan sahalat isya di rumah/kosnya samai sebelum iya meminum obat untuk segera beristrhata agar bias memenuhi janjinya di besok malam. Kita berpositif thinking saja. J
Tapi yang jadi pertanyaan, kapan yah mereka update status On the way itu? Apakah habis berwudhu? Saat menggunakan pakaian shalat? Saat di jalan? Atau sudah masuk dalam masjid? Jangan sampai update status menjadi salah satu rukun dalam ibadah. Atau jangan samai membawa handphone di masjid dan lupa untuk mematikan suaranya mengganggu konsentrasi ibadah orang lain. Semoga saja tidak ya sahabat. Dan semoga setiap malam on the way-nya ke masjid, karena kata salah satu ustadz yang ceramah (dapat info dr status BBM juga, hehe J) malam pertama statusnya orang Palu OTW Masjid, malam-malam terakhir statusnya orang Palu OTW Pertokoan, Mall tatura, Palu Plaza untk beli baju lebaran. Hehehe.

Pulang dari masjid
“Alhamdulillah, tarwih malam pertama lancer”
“Tarwih tanpa keluarga, rindu mama papa kalau pulang tarwih bgni”
“Pulang tarwih dap alia cowo ganteng, besok shalat di masjid itu lagi ahh”

Dan masih banyak lagi tentang “PULANG TARWIH”. Tentunya denga DP yang mendukung, Peci haji + baju koko putih. Ada juga yang lagi kejar setoran atau mungkin memang harus lembur.
“Pulang masjid langsung ngantor”
“Tetap balik ngantor, bos menunggu”
Atau yang kelaparan karena hujan-hujanan dari masjid.
“Pulang tarwih lanjut makan, nyamm nyamm”
“Habis tarwih makan dulu baru bobo”
“Makan memang banyak-banyak, besok sudah tidak bias makan sampai berbuka”

Yaah, bukan masalah sih, kasihan kan kalau orang lapar ditahan-tahan, yang penting jangan Karena kelaparan bawa bekal di masjid dan makan di antara waktu Isya dan tarwih sambil dengar ceramah, apa kata piknik di masjid yam as bro? hehehe J
(NadiaAzzahraApok.9.Juli.2013.22:28)

Broadcast bikin batanduk


Hari ini benar-benar ramai, ramai dengan kegalauan, ramai dengan kemarahan sampai-sampai sayapun jadi ikut-ikutan batanduk (Bahasa daerah banggai=kondisi marah, bagaikan banteng yang siap menyerbu matador dengan tanduknya). Bagaimana tidak, tingkah laku user Blackbaerry Indonesia khususnya di Sulawei Tengah semakin aneh-aneh saja (Karena memang mayoritas teman BBM saya anak Indo dan Sulteng, entahlah bagaimana nantinya klw ada teman dari luar negri). Kembali ke masalah Broadcast, seharian BB jadi harus lengket dengan charger, BC yang masuk memang betul-betul berjubel. Sampai-sampai suami saya marah ketika sedang shalat dhuhur nada dering BB dalam kamar kami berbunyi terus menerus seperti nada dering telpon masuk, bisa dibayangkan bagaimana banyaknya. Ternyata suamiku menyadari bukan hanya BB saya yang bordering, BBnya juga bahkan isinyapun sama persis.
Hanya ada beberapa versi memang, nomor kontak dari pusat lah, berita dari salah satu stasiun TV lah dan link resmi penyebar tipuan. Hanya karena apa? Hanya karena DPnya tidak bias terganti saat itu. Waow? Mengejutkan bukan? Betapa lebaynya para user BB ini. Untuk mereka yang memang harus ganti DP seperti para penjual barag online yah wajarlah sedikit terganggu dengan adanya fenomena ini, karena calon pembeli bias saja bingung gambar di DP tidak sesuai dengan promosi di PM (Personal Message). Memang sih terkadang orang pasang DP yang mendukung PMnya. Okelah kalau DP-nya memuat pesan2 atau kata2 juga animasi yang bermanfaat, klw Cuma sekedar lucu-lucuan, senang-senag bahakan gambar porno biasa aja dong kalau DP-nya tidak bias terganti, hanya untuk hari ini juga kok, lebih parah lagi yang mau ganti DP dengan foto terbarunya, hanya beda-beda warna baju dan bentuk senyum saja. Halahh aneh-aneh saja orang-orang ini. Hal-hal kecil seperti itu membuat mereka galau, mbo’ ya yang biking alai itu, tingkat kemiskinan di Indonesia, Kasus korupsi pejabat yang gak habis-habis, ksejahteraan masyarakat Indonesia, atau menurunnya pendidikan kita. Ini, Cuma karena DPnya tidak bias terganti, Hellooowww, wajahmu di DP yang sekarang sama DP yang mau dganti sama aja kaleee. Ckckckck. Terus mau-maunya percaya BC gak jelas. Kalau memang RIM ada gangguan, ataupun layanan BIS ada masalah apa susahnya sih pihak mereka ngasih pemberitahuan resmi tentang itu. Bukanyya BC dr sesame pengguna untuk copast pesannya lalu di BC lagi. BC itu pesan siaran yang sangat cepat n luas, cocok untuk pengumuman, info penting, atau promosi bukan untuk BC yang gak jelas. Masa iya hanya dengan BC ke semua kontak DP bias terganti otomatis dalam 5 menit.

Pake smartphone harus smart juga dong. Pertama pake BB udah jelas dong cara untuk change DP dan change PM. Bahkan sampai ada berita orang mati bunuh diri gara2 tidak bias ganti DP, teman di bacok gara2 sering BC. Wallahu ‘alam bishawab.

 


Entahlah, tentang kebenaran berita ini. Bias jadi ini juga beberapa hoax yang dibuat sama orang yang benci juga dapat BC banyak sekali seperti itu. Untuk yang sudah BC ke saya mohon maaf yah, saya tidak suka dengan cara anda, itu sangat mengganggu. Cerdaslah sedikit, dan mohon maaf untuk beberapa teman yang memang saya balas dengan kata2 yang lumayan menusuk kalau kata orang palu batekkel. Hingga ad beberapa yg habis baca blsan BBM saya langsung delcont, yaa maaf, kamu sh yang duluan, say amah di hapus gak apa2, hehehe J. Semoga dengan adanya BBM silaturrahim kita jadi lebih erat, iformasi kita selalu terperbaharui, dan urusan kita semakin lancer. Sesuatu yang bermanfaat akan tersa manfaatnya jika dimanfaatkan dengan baik dan kita tau cara memanfaatkannya agar bermanfaat bagi semua orang.
(NadiaAzzahraApok,Tolitoli.Ahad.7.Juli.2013)